Akronim, singkatan linguistik yang ada di berbagai bahasa di dunia ini merupakan penemuan modern. Produk masyarakat yang bergerak cepat dan padat informasi itu, akarnya berada jauh ke belakang, membentang lebih dalam dari era digital. Ia mengungkapkan evolusi menarik dari praktik tulis-menulis kuno hingga leksikon sehari-hari masyarakat kontemporer.
Ekspresi berbahasa masyarakat Indonesia dalam menciptakan akronim dan singkatan terkesan suka-suka dan seenaknya saja. Misalnya, akronim Titi DJ (hati-hati di jalan) atau singkatan OTW (on the way—lagi di perjalanan) dan TKP (tempat kejadian perkara yang kemudian mendapat perluasan makna sebagai tempat atau lokasi tujuan pertemuan yang disepakati), seolah-olah semua kata itu sudah menjadi bahasa sehari-hari. Jika tidak dicatat dan didokumentasikan, suatu saat nanti, orang tidak tahu lagi, bagaimana proses pembentukan akronim dan singkatan itu. Akibatnya, tidak tahu pula kepanjangan dan maknanya.
Kamus ini hadir sebagai bagian dari pendokumentasian akronim dan singkatan yang berkembang belakangan ini. Penerbitan Kamus Akronim dan Singkatan ini dapat dijadikan rujukan para pemakai bahasa, ketika menghadapi akronim dan singkatan yang tidak diketahui kepanjangan dan maknanya. Maka, penting artinya bagi para dosen, guru, pelajar-mahasiswa, lembaga dan instansi pemerintah memiliki kamus ini, agar tidak terjadi kesalahapahaman yang tidak perlu.


Ulasan
Belum ada ulasan.