Di tengah gelombang modernisasi yang kerap menggerus batas-batas kultural, hadirnya antologi puisi Baguru karya A. Rahim Eltara adalah sebuah tindakan keberanian dan kesetiaan. Buku ini lebih dari sekadar kumpulan puisi, ia adalah arena dialektika yang hidup dan laboratorium budaya tempat Bahasa Indonesia dan Bahasa Sumbawa (Basa Samawa) saling menyapa, memperkaya, dan memperkuat identitas satu sama lain.
Selain menyajikan keindahan estetika puisi, gaya dwibahasa A. Rahim Eltara menumbuhkan pemahaman antara nilai-nilai nasional yang inklusif dan nilai-nilai lokal yang unik, dan sebaliknya.
Buku ini menyediakan cermin untuk merenungkan nilai-nilai kemanusiaan umum dan pintu gerbang untuk menjelajahi lautan kearifan lokal Sumbawa bagi para pendidik, siswa, dan masyarakat umum.


Ulasan
Belum ada ulasan.