Buku ini lahir dari Rahim rasa dan kepedulian para penyair perempuan dari berbagai daerah, dari timur hingga barat Indonesia yang melakukan perjalanan sebelum menulis puisi. Perjalanan itu kami sebut dengan ‘Pulang ke Kampung Tradisi’. Para penyair perempuan menulis puisi-puisi dalam objek kebudayaan di kampung tersebut serta berupaya mewariskan nilai-nilai luhur tradisi yang ditemui dalam bentuk karya puisi.
Melalui puisi-puisi ini juga berupaya melestarikan bahasa daerah atau bahasa ibu, termasuk yang hampir punah. Meski hanya sebagian kecil, tapi diksi yang lahir dalam bentuk bahasa daerah itu menjadi semangat agar kembali ke pangkal fungsi seorang perempuan/ibu, termasuk merawat bahasa ibu.
Buku ini lahir akan semangat lokalitas dalam bersastra. Menghidupkan kembali tradisi-tradisi lokal dalam bentuk karya puisi. Buku ini diharapkan dibaca oleh banyak kalangan dan masyarakat luas, sehingga tradisi dan kebudayaan lokal tidak tergerus oleh peradaban modern, dan diharapkan lahirnya generasi-generasi penerus untuk melestarikannya.

Ulasan
Belum ada ulasan.